Building
home
fb icon
 

Spiros Zodhiates

KRISTUS BANGKIT SUPAYA KITA TIDAK MENJADI SASARAN KEMATIAN

 

“Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia; kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah.” [1 Korintus 15:51].

Ketika Yesus Kristus datang kembali ke bumi pada kali kedua, akan ada dua kelas manusia disini: yang masih hidup dan yang sudah mati. Itulah sebabnya Rasul Paulus berkata “kita tidak akan mati (teks aslinya,”tidur”, lihat artikel Dr. Zodhiates edisi Januari-Februari’89 Red) semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah.” Tentu saja kata tidur itu menandakan kematian fisikal. Dan meskipun Paulus terutama berbicara mengenai orang percaya, sebagaimana diungkapkan dengan kata “kita”, namun pernyataan ini juga dapat dikenakan kepada seluruh umat manusia. Tidak semua manusia akan mati, sebelum kedatangan Kristus kali kedua.
Apa kemudian yang akan terjadi pada orang yang masih hidup dan yang telah mati? Paulus mengatakan kepada kita dalam 1 Teselonika 4:16 dan 17:”...mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan .” Meskipun sepanjang pasal ini Paulus hanya membicarakan mengenai kebangkitan orang-orang percaya, bahkan dalam hal masa yang akan datang.

 

Ada dua macam kebangkitan yang akan terjadi di masa yang akan datang: kebangkitan orang-orang percaya “untuk masuk kedalam kehidupan” dan kebangkitan orang-orang yang tidak percaya “untuk masuk ke dalam penghukuman.”
Bahwa semua orang yang telah mati akan dibangkitkan ditandai oleh kata-kata Kristus dalam Yohanes 5:28 dan 29: ”Saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang dalam kuburan akan mendengar suaraNya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.” Kata “saatnya akan tiba” tidak memberi kesan kepada kita bahwa kedua jenis kebangkitan itu akan terjadi secara serempak.
Tulisan Kudus mengajarkan bahwa akan ada saat untuk jenis kebangkitan yang satu dan ada pula saat untuk yang lain.
Paulus jelas-jelas menunjukkan bahwa kebangkitan orang-orang percaya segera menyusul setelah kedatangan Tuhan. “Kristus sebagai buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milikNya pada waktu kedatanganNya.” ( 1 Korintus 15:23). Juga dalam 1 Tesalonika 4:15 dan 16 beliau berkata, “kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal (tidur).... maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit.”

MAKNA KEMATIAN DAN KEBANGKITAN KRISTUS

Pdt. Wahyu Wahono A.K., M.Th.

 

“ Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitakaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu; Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal ” (1Kor. 15:14, 20 )

Pendahuluan
Siapakah dan bagaimanakah Kristen? Kristen harus dilandasi seluruh perbuatan dan perkataan Kristus. Kristen tidak boleh kurang dari itu. Artinya apa yang diperbuatan Kristus dan juga yang dikatakan-Nya haruslah menjadi dasar dan nafasnya. Salah satu yang terpenting adalah tentang kebangkitan-Nya. Kekristenan harus diisi penuh dengan perisitiwa berita tentang kebangkitan Kristus. Jika ada orang yang menyatakan diri Kristen tetapi tidak mengakui akan berita peristiwa kebangkitan-Nya maka ia tidak mememiliki hak untuk menyebut diri mereka sebagai orang Kristen. Dengan demikian, penjelasan ini mengandung makna bahwa mereka yang hanya mau menerima ajaran moral Yesus Kristus tetapi tidak mau mengakui kebangkitan-Nya sebagai fakta sejarah juga belum bisa dianggap sebagai orang Kristen.
Selanjutnya, mengapa iman kepada kebangkitan Yesus Kristus merupakan hal yang sangat penting ?.

Selanjutnya

================

KEBANGKITAN YESUS
Pdt. Dr. Marulak Pasaribu, D.Min

Pendahuluan
Kebangkitan Yesus dari kematian adalah salah satu doktrin yang paling penting dan mendasar dalam Iman Kristen. Disebut penting dan mendasar karena kebangkitan Yesus adalah dasar historis yang di atasnya semua doktrin lainnya dibangun. Bahwa Yesus telah bangkit dari antara orang mati sudah diterima sebagai fakta historis selama ribuan tahun dan dilihat sebagai bukti eksistensi-Nya sebagai Allah, dasar pembenaran kita, dan kepastian kehidupan kekal umat yang percaya.

 

A. Kebangkitan: Fakta Sejarah atau Rekayasa?
Sejak 2000 tahun yang lalu peristiwa kebangkitan Yesus merupakan berita yang menggembirakan. Yesus yang mati tersalib kemudian bangkit dari antara orang mati dirayakan atau diperingati oleh gereja sedunia tiap-tiap setahun sekali. Hal itu desebabkan karena Kebangkitan Yesus menjadi dasar kesaksian dan pengajaran Gereja sepanjang sejarah karena melalui kebangkitan Yesus umat manusia mengalami kemenangan dari maut dan dosa. Namun di balik kenangan indah mengenai Yesus yang telah bangkit sebagai yang sulung dari orang mati, juga banyak menghadapi penolakan. -Selanjutnya

© Berita Hidup, Po Box 247 Solo 57102

amg                                                              Yayasan Berita Hidup